JAKARTA, – Gelombang kekecewaan melanda ribuan penggemar musik K-Pop di tanah air pada Jumat (9/1/2026) sore. Konser grup vokal wanita atau girlband papan atas asal Korea Selatan yang dijadwalkan manggung besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mendadak dibatalkan secara sepihak.
Pengumuman pembatalan yang dilakukan pada H-1 acara ini tentu mengejutkan banyak pihak. Pihak promotor melalui akun media sosial resminya menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menjelaskan alasan di balik keputusan berat tersebut.
Promotor Gagal Transfer Pembayaran
Dalam keterangan resminya, promotor mengakui adanya kendala finansial teknis yang tidak dapat dihindari. Mereka gagal melunasi sisa pembayaran honor artis kepada agensi di Korea Selatan yang jatuh tempo hari ini.
Kegagalan transfer ini merupakan dampak domino dari kebijakan darurat Bank Indonesia (BI) yang diterapkan sejak Rabu lalu. Seperti diketahui, BI membekukan sementara transaksi lintas negara (cross-border) untuk mencegah penyebaran ransomware global.
Meskipun tujuan transfer adalah ke Korea Selatan, jalur pembayaran internasional yang digunakan ternyata terimbas oleh penutupan gerbang transaksi yang terhubung dengan sistem perbankan Barat. Akibatnya, dana miliaran rupiah tertahan di sistem kliring dan tidak sampai ke pihak agensi tepat waktu.
Fans Mengamuk Tuntut Refund
Kabar ini langsung memicu kemarahan para penggemar yang sudah memegang tiket. Banyak dari mereka yang sudah datang dari luar kota dan menginap di sekitar area Senayan.
Media sosial Twitter (X) dan Instagram langsung dibanjiri tagar protes yang menjadi topik terpopuler. Para fans menuntut promotor untuk segera mengembalikan uang tiket atau refund secara penuh tanpa potongan.
“Kami sudah beli tiket pesawat dan hotel, sekarang batal begitu saja. Siapa yang mau tanggung jawab?” tulis salah satu penggemar dengan nada emosi.
Pihak promotor berjanji akan memproses pengembalian dana secepatnya, namun mereka meminta waktu karena dana operasional saat ini juga masih terkunci dalam sistem perbankan yang sedang bermasalah.