Posted in

Presiden ‘Ngegas’ di Sidang Kabinet Perdana, Targetkan Ekonomi Kuartal I 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

JAKARTA, – Suasana serius langsung terasa di Istana Negara pada hari kerja pertama tahun ini, Senin (5/1/2026). Pasalnya, Presiden Republik Indonesia langsung mengumpulkan seluruh jajaran menterinya untuk menggelar Sidang Kabinet Paripurna perdana. Dalam pertemuan penting ini, Kepala Negara tidak membuang waktu untuk memberikan arahan strategis terkait target ekonomi 2026.

Secara tegas, Presiden meminta seluruh kementerian, khususnya di sektor ekonomi, untuk langsung “tancap gas” sejak awal tahun. Ia tidak menginginkan adanya perlambatan kinerja yang biasa terjadi pasca-libur panjang. Oleh karena itu, Presiden menetapkan target ambisius: pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I 2026 harus mampu menembus angka di atas 5 persen.

Dua Mesin Utama: Investasi Hijau dan Hilirisasi
Selanjutnya, Presiden menjabarkan strategi utama untuk mencapai target ekonomi 2026 tersebut di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. Fokus pemerintah tahun ini akan bertumpu pada dua mesin penggerak utama.

Pertama, Presiden menginstruksikan percepatan realisasi investasi hijau (green investment). Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam energi terbarukan yang kini menjadi primadona investor global. Kementerian terkait wajib memangkas birokrasi yang menghambat masuknya modal di sektor ini.

Kedua, program hilirisasi industri harus terus berjalan secara agresif. Presiden menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi sekadar mengekspor bahan mentah. Sebaliknya, kita harus menciptakan nilai tambah di dalam negeri dengan membangun lebih banyak smelter dan pabrik pengolahan.

Wanti-wanti untuk Para Menteri
Di sisi lain, Presiden juga memberikan peringatan keras kepada para pembantunya. Ia meminta agar koordinasi antar-kementerian/lembaga diperkuat dan ego sektoral dihilangkan. Sebab, target pertumbuhan 5 persen di kuartal pertama sangat krusial untuk membangun momentum positif sepanjang tahun 2026.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang ditemui usai sidang menyatakan kesiapannya menerjemahkan instruksi Presiden ke dalam langkah-langkah teknis. Pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi terbatas untuk memastikan semua program prioritas langsung berjalan minggu ini.

Sebagai penutup, Sidang Kabinet Paripurna ini mengirimkan sinyal kuat kepada pasar dan masyarakat bahwa pemerintah sangat serius menjaga stabilitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tahun yang baru ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %